MENGENAL KETUA UMUM IKA SMANPLUS RIAU periode 2019-2023

oleh: Popy Anggia (Generasi 14)

SMAN Plus Provinsi Riau telah berdiri kokoh sejak 21 tahun yang lalu. Sekitar 1900-an alumni telah lahir dan tersebar ke segala penjuru baik di dalam maupun di luar negeri. Tahun ke tahun kepemimpinan alumni telah berganti. 9 Juni 2019 yang lalu dilaksanakannya Musyawarah Besar IKA SMANPLUS RIAU periode 2017-2019. Musyawarah, mufakat yang kemudian voting dilakukan untuk mendapatkan Ketua Umum yang baru periode 2019-2023. Kapten penerbang (Pnb) Barika terpilih sebagai ketua IKA SMANPlus. Lalu siapakah sosok Kapten Barika?

Kapten Penerbang (Pnb) Barika Harma berasal dari generasi 5 (Panglima) lahir di Pekanbaru 32 tahun lalu. Merupakan seorang pewira penerbang TNI AU yang saat ini tengah menempuh pendidikan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) dari awal Juli hingga Desember 2019 untuk proses kenaikan pangkat menjadi mayor. Kapten (pnb) Barika Harma semasa sekolah di SMAN Plus ternyata pernah menjadi koordinator rumah makan, kakak pembina, dan ketua RW asrama II. Memiliki hobi memancing, silaturahmi, dan traveling bersama keluarga.

Ketua IKA Plus (1)

Perjalanan karir beliau dalam penerbangan pesawat tempur milik TNI AU sangat luar biasa. Beberapa waktu lalu media pernah memberitakan mengenai aksi beliau terhadap pesawat milik Ethiopia yang diturunkan paksa karena melintasi wilayah Indonesia tanpa izin. Tidak hanya itu Kapten (Pnb) Barika Harma merupakan satu-satunya penerbang pesawat tempur yang menerbangkan 3 jenis pesawat tempur yang berbeda, biasanya penerbang hanya menerbangkan 1 jenis pesawat saja. Pesawat-pesawat tersebut adalah Pesawat Hawk MK-53 (2011-2012), T-50i Golden Eagle (beliau belajar menerbangkan langsung selama 1 bulan di negara pembuatnya, Korea Selatan) (2012-2015), dan F-16 Fighting Falcon (pesawat ini diterbangkan di kampung sendiri, Pekanbaru) (2016-sekarang).

Ketua IKA Plus (3) Ketua IKA Plus (4) Ketua IKA Plus (2)

Selain berkarir dalam penerbangan pesawat tempur yang aktifitasnya banyak di udara, Kapten Barika Harma juga merupakan seseorang yang sangat peduli dan banyak berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat di kampung halamannya. Saat ini beliau sedang menggarap bisnis dalam bidang pertanian (Agrobisnis). Lahan tidur milik Pemda Kampar di Desa Sungai Pinang seluas 80 ha telah diolah menjadi lahan pertanian yang sekarang terisi 4 ha: kebun semangka, 1 ha; kebun cabe, 10 ha; kebun ubi. Selebihnya masih lahan kosong, memberikan kesempatan kepada investor yang berminat menanamkan modalnya dengan sistem bagi hasil dengan para petani binaan beliau.

Ketua IKA Plus (4) Ketua IKA Plus (3) Ketua IKA Plus (1)

Barika Harma menceritakan awal mula tercetusnya ide agrobisnis ini, “Sewaktu SMP saya melihat daerah ini hutan yang tidak jelas. Kemudian sekarang saya terpikir untuk membuat kelompok tani,” ungkap beliau.

Tahun 2016 berbagai proposal telah ia ajukan kepada dinas Pekanbaru, namun sayang dana yang dibutuhkan masih belum bisa dicairkan. Konsep agrobisnis pun kemudian terbentuk. Beberapa teman-temannya diajak untuk bergabung. Saat ini beberapa lahan sudah dibuka dan telah menghasilkan. Sekitar 20 ha lahan tersebut nantinya akan ditanami ubi kayu dan hasilnya akan dijual di pabrik tepung tapioka, Minas. Impian beliau berikutnya ialah memproyeksikan sebagian lahan tersebut menjadi lahan yang akan dikelola IKA SMAN Plus Riau. Hal ini sebagai wujud misi beliau untuk dapat membentuk finansial secara mandiri dan menjadikan wadah para alumni untuk dapat berkontribusi kepada masyarakat sehingga visi dapat tercipta dengan baik.

Meskipun memiliki keseharian sebagai penerbang pesawat tempur TNI AU, sosok Kapten Barika Harma merupakan seseorang yang ingin selalu berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Hal ini sesuai dengan motto yang beliau pegang, hidup bermakna dengan memberi manfaat pada orang lain.

 

“Jaga pikiran dari hal-hal buruk, karena itu akan mempengaruhi ucapan”

“Selalu belajar bersyukur dengan hal-hal yang kecil, agar kita pandai bersyukur ketika mendapatkan hal yang lebih besar”

“Hidup ini tinggal dijalani, segala sesuatu sudah Allah siapkan. Selebihnya kita hanya diperintahkan melaksanakan apa yang diperintahkan Allah”

(Kapten Penerbang Barika Harma, 2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *